Jumat, 04 Januari 2013

valentino rossi



Valentino Rossi (lahir di Urbino, Italia, 16 Februari 1979; umur 33 tahun) adalah seorang pembalap di kejuaraan grandprix motor dunia setelah era Michael Doohan, dengan titel juara dunia di empat kelas yang berbeda yang diraihnya dalam waktu tujuh tahun berkarier.Ia adalah salah seorang pembalap tersukses sepanjang masa, dengan 9 gelar Juara Dunia. Menurut majalah olah raga terbitan Amerika, Sports Ilustrated, Rossi adalah salah satu olahragawan bergaji terbesar di duunia, ia diperkirakan digaji $34 juta pada 2007. Putra dari mantan pembalap GP 250 cc Graziano Rossi dan Stefania Palma ini memegang banyak rekor dan prestasi yang diraihnya melampaui banyak seniornya. Total pembalap eksentrik ini membukukan 9 gelar juara dunia, sekali di kelas 125cc, sekali di kelas 250cc, dan tujuh kali di kelas puncak, 500cc dan MotoGP.

Setelah ayahnya, Graziano Rossi, Rossi memulai balapan di Grand Prix pada 1996 untuk Aprilia di antara 125 cc kategori dan memenangkan Kejuaraan Dunia pertama tahun berikutnya. Dari sana, ia pindah ke kategori 250cc dengan Aprilia dan memenangkan 250cc Kejuaraan Dunia pada tahun 1999. Ia memenangkan Kejuaraan Dunia 500cc dengan Honda pada tahun 2001, Kejuaraan Dunia MotoGP (juga dengan Honda) pada tahun 2002 dan 2003, dan melanjutkan kemenangan beruntunnya dengan memenangkan kejuaraan dunia 2004 dan 2005, setelah meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Yamaha, sebelum merebut kembali gelar pada 2008 dan mempertahankannya pada tahun 2009.

Rossi adalah yang pertama dalam klasemen terbanyak memenangkan perlombaan dalam sejarah 500 cc / MotoGP, dengan 79 kemenangan, dan kedua di sepanjang masa menang klasemen keseluruhan dengan 105 menang balapan (di belakang Giacomo Agostini dengan 122). Rossi, bersama Jimmie Johnson (NASCAR), Michael Schumacher (F1) dan Sebastien Loeb (WRC), juga banyak disebut orang sebagai salah satu legenda olahraga otomotif di awal Abad 21.

Lahir untuk balap

Rossi memang dilahirkan untuk menjadi pembalap, Ia tumbuh dilingkungan yang sangat mendukung kariernya. Ayahnya, Graziano Rossi adalah seorang pembalap besar dimasa ’70-an. Otomatis ia besar dilingkungan yang kental atmosfer balap. Ketika anak-anak seusianya asyik dengan mainannya, Rossi bermain dengan motor balap sungguhan di tengah paddock pembalap ternama Luca Cadalora ataupun Loris Reggiani.
Entertainer

Saat pertama bergabung di GP 500cc bersama tim bekas Doohan, yang dikepalai oleh seorang mekanik handal Australia bernama Jerremy Burgess, suasana paddock sangat terpengaruh perangai Doohan yang temperamental. Semua mekanik dan staff tim tampak serius dan cenderung penuh tekanan. Suasana ini buat Rossi sungguh tak masuk akal, menurutnya ia tak bisa membayangkan membalap tanpa merasa fun, kemudian waktu ia mulai menang, ia bertekad untuk merayakan besar-besaran, menurutnya ia cuma ingin melakukan sesuatu yang baru, menunjukkan emosi memenangkan balap.

Sejak saat itulah, pesta kemenangan jadi ciri khasnya. Tak hanya bersama teman, juga ribuan pendukungnya yang memadati sirkuit. Dengan aksi-aksinya, Rossi bagaikan magnet yang menarik orang untuk menonton GP. Para pecinta GP tentu masih ingat akan aksinya memboncengkan fansnya yang berkostum ayam berkeliling sirkuit, aksinya memboncengkan fans yang berpakaian dokter, ia juga pernah membonceng angka satu raksasa sebagai simbol juara dunia, juga aksi wheelie dan burnout nya yang sudah tak terhitung setiap memperoleh kemenangan. Ia juga kerap memberikan kneepad atau topi nya kepada fansnya dengan melemparnya saat berada di podium. "Valentino itu petarung hebat. Tetapi ia juga tahu kalau kita berada di tengah bisnis hiburan. Jadi ia juga suka menghibur," kata Burgess.
Julukan Rossi

Dalam perjalanan balapnya rossi, kerap berganti julukan dan melakukan hal-hal yang menarik perhatian dan menghibur. Ia beralasan bahwa semuanya itu dilakukan dimulai dengan niat bersenang-senang dan melakukan sesuatu yang lucu.

Rossifumi Julukan Rossi yang diciptakan oleh temannya saat Rossi membalap di kelas 125cc julukan ini tercipta karena Rossi kagum dengan pembalap Jepang yang khas dengan rambut panjangnya, Norick Abe yang saat itu berumur 17 tahun dan dengan gigih bertarung dengan Michael Doohan dan Kevin Scwantz dikelas 500cc, karena nama asli pembalap Jepang itu Norifumi Abe maka Rossi dijuluki Rossifumi.Tahun 2004 Rossi dan Abe sama-sama membela Yamaha berada dalam beda tim namun satu grafis,yaitu dominasi warna biru.Rossi berada di tim Gauloises Fortuna Yamaha Team sedangkan Abe bernaung di Fortuna Gauloises Tech 3 Yamaha Team.

Valentinik Julukan ini berasal dari tokoh kartun Daffy Duck yang menjadi superhero yang di Italia bernama Paperinik. Julukan ini dipakainya pada saat membalap di kelas 250cc.

The Doctor Setelah naik ke kelas 500cc pada musim 2000 Rossi menjuluki dirinya dengan The Doctor karena membalap di kelas 500cc butuh keseriusan dan ia merasa dirinya bukan anak kecil lagi, selain itu ia juga menyukai ide sebagi illmuwan gila dan melakukan eksperimen gila, ia menganggap pantas memakai julukan itu setelah mendapatkan prestasi sebagai juara dunia."Di balap 500cc kita tidak butuh superhero. Yang kita perlukan cuma tenang, kalem, dan pemikir seperti dokter,"ucapnya. Disamping itu, nama Valentino di Italia kebanyakan digunakan oleh para dokter. Ia juga mulai mengurangi perayaan kemenangan yang dianggapnya sudah tak pantas ia lakukan. "Cukup dengan melambai seperti pembalap lain, lalu malamnya pesta habis-habisan bareng sahabat-sahabat saya."
Pindah ke Yamaha

Pada akhir musim 2003 menjelang musim 2004 Valentino Rossi membuat keputusan yang mengejutkan. Ia memutuskan hijrah dari tim yang dibelanya waktu itu yaitu tim pabrikan Honda, Repsol Honda HRC yang telah mengantarkan dirinya meraih juara dunia 2002 dan 2003 serta membawa Doohan merebut juara dunia 1994, 1995, 1996, 1997, 1998 juga Alex Criville menjadi juara dunia 1999. Rossi memutuskan meninggalkan tim super tersebut dan memilih bergabung bersama tim Yamaha, yang terakhir meraih juara dunia pada tahun 1992 melalui pembalap Wayne Rainey. Rossi tidak pindah ke tim Yamaha sendirian, ia juga membawa Jerremy Burgess, kepala mekaniknya yang dahulu juga menangani Doohan dan Criville. Mereka melakukan serangkaian tes membenahi teknologi motor Yamaha YZR M1 milik Rossi agar mampu menandingi motor terkuat di MotoGP saat itu, RC211V milik Honda.

Mengenai kepindahannya ini, banyak yang tak mengira dan pesimis ia akan mampu mempertahankan gelar juaranya. Salah satu pernyataan pesimis datang dari Max Biaggi, musuh bebuyutannya mengatakan, "Aku tak menyangka ia pindah ke Yamaha, tapi bagaimanapun juga akan sulit mengalahkan Honda. Bahkan Rossi sendiri kurang optimis ia mampu mempertahankan juara dunianya. "Kami membutuhkan waktu untuk tampil kompetitif, untuk menang pada musim pertama bersama Yamaha jelas sangat sulit". Tapi ia mementahkan semua pandangan pesimis tersebut. Bahkan pada seri pertama musim 2004 di GP Welkom, Afrika Selatan ia mengalahkan Max Biaggi yang mengendari motor Honda, meskipun dengan perlawanan yang sangat ketat, dengan motor Yamaha, yang terakhir naik podium tahun 1992. Bahkan pada tahun 2004 dan 2005 Rossi menjadi juara dunia bersama Yamaha dan menjadi pembalap Yamaha pertama yang paling banyak juara dalam satu musim (Rossi juara 9 kali pada musim 2005).
Kehidupan Pribadi
Hobi

Rossi mencoba untuk menjaga kehidupan pribadinya dari mata publik sebanyak mungkin, meskipun ia tidak membuat rahasia tentang kesukaannya pada klub sepak bola Italia Inter Milan. Rossi sering menonton langsung pertandingan Inter Milan dengan duduk bersama para pemain cadangan mereka. Rossi dikenal berteman dekat dengan pemain Inter Milan Marco Materazzi dan Balotelli, Bahkan sesaat setelah memenangi Grandprix Jerman 2006 Rossi merayakan dengan memakai kaos sepak bola Italia bernomor 23 milik Materazzi. Setelah Rossi memenangkan gelar Dunia yang kesembilan pada bulan Oktober 2009, Inter Milan mengucapkan selamat kepada Rossi pada website resmi mereka. Rossi juga seorang kidal.
Hewan Peliharaan

Anjing peliharaan Rossi yang terkenal bernama Guido, bulldog Inggris yang telah sejak tahun 2000 dimilikinya. Setelah Rossi sering berkeliling dunia Guido tidak bisa tinggal di London dan tinggal bersama ibu Rossi di Tavullia. Rossi hanya bisa melihat anjing saat mengunjungi Ibunya. Guido yang gambarnya telah menjadi maskot pada jok motor dan helm Rossi, meninggal setelah GP Australia 2008, dan untuk memberi penghargaan, Rossi merancang stiker khusus bergambar Guido dengan sepasang sayap malaikat surgawi sedang mengambang di awan. Guido telah beberapa kali tampil lain pada motor Rossi. Ketika tertinggal 32 poin di kejuaraan tahun 2006, Guido berpakaian dengan setelan Inuit. Guido juga mengenakan baju tahanan selama tes pra musim.

Kematian Guido telah menarik begitu banyak perhatian seperti yang disebutkan di koran olahraga Italia yang paling bergengsi Gazzetta dello Sport. Sang Anjing bahkan membintangi Quarantasei, sebuah novel grafis yang dihasilkan oleh Milo Manara berisi fiksi tentang petualangan Valentino Rossi dan akhirnya meraih kejayaan dalam balap motor.

10 pembalap motogp tersukses

Berikut ini daftar 10 pembalap MotoGP tersukses yang pernah tercatat:

  • Valentino Rossi
    Juara: 2008-2009 (Yamaha), 2002-2005 (Yamaha)
    Ikon MotoGP Italia ini mengawali karir di kejuaraan Grand Prix pada 1996 di kelas 125cc dengan motor Aprilia. Pria kelahiran 16 Februari 1979 itu termasuk salah satu pembalap paling sukses sepanjang masa, dengan 11 kali juara dunia - termasuk di kelas 125cc dan 250cc. Rossi juga tercatat sebagai pembalap MotoGP/500cc pertama yang mampu memenangi 79 seri Grand Prix.
  • Casey Stoner
    Juara: 2011 (Honda RC212V), 2007 (Ducati GP7)
    Pembalap berkebangsaan Australia ini mulai ikut MotoGP pada 2006 bersama tim Honda. Pria kelahiran 16 Oktober 1985 tersebut sudah mengenal balapan sejak usia empat tahun di kampung halamannya, di Gold Coast, Australia. Sepanjang karirnya, Stoner yang pada putaran tahun ini di posisi ketiga, sudah memenangi 37 kejuaraan Grand Prix.
  • Jorge Lorenzo
    Juara: 2010 (Yamaha)
    Lorenzo merupakan pembalap berkebangsaan Spanyol yang masuk arena MotoGP sejak 2008. Pria kelahiran 4 Mei 1987 ini sudah menjuarai Grand Prix sebanyak 22 kali. Mengawali karir di kelas 125cc pada 2002, ketika itu usianya masih 15 tahun. Pada seri yang masih berjalan ini, posisinya ada di urutan pertama, setelah lima kali memenangi Grand Prix.
  • Nicky Hayden
    Juara: 2006 (Honda)
    Tahun pertama Nicholas "Nicky" Patrick Hayden masuk dunia MotoGP tercatat pada 2003. Pada debut pertamanya di Suzuka, Jepang, posisinya ada di urutan 7. Hingga saat ini, pria kelahiran 30 Juli 1981 itu satu kali menjadi juara dunia dengan tiga kemenangan pada seri Grand Prix.
  • Kenny Roberts, Sr
    Juara: 1978-1980 (Yamaha)
    Pria kelahiran 31 Desember 1951 ini merupakan orang Amerika pertama yang menjadi juara dunia MotoGP, yaitu pada 1978. Sejak itu hingga akhir karirnya, penunggang Yamaha tersebut sudah tiga kali menjadi juara dunia dan 22 kali juara Grand Prix. Plus, dua kali juara Grand Prix untuk kelas 250cc, sehingga tercatat 24 kali juara.
  • Alex Criville
    Juara: 1999 (Honda)
    Kelahiran 4 Maret 1970 ini tercatat sebagai pembalap berkebangsaan Spanyol pertama yang menjadi juara dunia di kelas 500cc, yaitu pada 1999. Hingga akhir karirnya, 2001, dia sudah 20 kali menjadi juara Grand Prix, dengan kemenangan terakhir di Prancis, pada 2000 lalu.
  • Michael Doohan
    Juara: 1994-1998 (Honda)
    Pembalap asal Australia ini masuk dalam rekor sebagai salah satu peraih juara dunia MotoGP terbanyak, yaitu lima kali. Hebatnya, pria kelahiran 4 Juni 1965 tersebut memperolehnya secara berturut-turut dengan tunggangan Honda. Untuk kejuaraan Grand Prix, Doohan yang terakhir balap pada 1999, sudah 54 kali menang.
  • Kevin Schwantz
    Juara: 1993 (Suzuki)
    Kelahiran 19 Juni 1964 ini sudah 105 kali menjadi juara Grand Prix dan satu kali juara dunia. Pembalap berkebangsaan Amerika tersebut aktif pada 1986 hingga 1995. Sepanjang karirnya, Schwantz belum pernah pindah tunggangan. Dia tetap setia dengan Suzuki, saat juara maupun tidak.
  • Wayne Rainey
    Juara: 1990-1992 (Yamaha)
    Dengan kemenangan 24 kali di Grand Prix, kelahiran 23 Oktober 1960 itu sudah tiga kali menjadi juara dunia. Sejak awal hingga akhir karirnya pada 1993, dia setia memacu Yamaha. Periode 1988-1993, bisa dicatat sebagai prestasi bagi pembalap Amerika tersebut, karena dia selalu berada dalam kelompok lima besar tercepat.
  • Eddie Lawson
    Juara: 1988-1989 (Honda), 1986 (Yamaha), 1984 (Yamaha)
    Lawson yang lahir pada 11 Maret 1958 ini mampu empat kali juara sepanjang karirnya yang dimulai sejak 1983. Tiga kali dia peroleh bersama Yamaha, satu kali dengan Honda. Pembalap berkebangsaan Amerika itu meraih 31 kali kemenangan Grand Prix dan 31 kali di posisi kedua.

NAMA DAN TEAM PEMBALAP MOTOGP 2012


http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/5911_tc_portrait.jpg
1. Casey Stoner – Repsol Honda
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/5515_tc_portrait.jpg
26. Dani Pedrosa – Repsol Honda
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/6060_tc_portrait.jpg
99. Jorge Lorenzo – Factory Yamaha
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/7522_tc_portrait.jpg
11. Ben Spies – Factory Yamaha
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/158_tc_portrait.jpg
46. Valentino Rossi – Ducati Marlboro
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/6200_tc_portrait.jpg
69. Nicky Hayden – Ducati Marlboro
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/8010_tc_portrait.jpg
35. Cal Crutchlow – Tech 3 Yamaha
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/5885_tc_portrait.jpg
4. Andrea Dovizioso – Tech 3 Yamaha
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/6201_tc_portrait.jpg
5. Colin Edwards – NGM Forward Racing CRT (Suter-BMW)
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/6066_tc_portrait.jpg









 8. Hector  Barbera – Pramac Ducati

http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/6867_tc_portrait.jpg
17. Karel Abraham – Cardion AB Ducati
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/4323_tc_portrait.jpg?version=2012-04-06.r0065df949a
19. Alvaro Bautista – San Carlo Honda Gresini
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/6267_tc_portrait.jpg?version=2012-04-06.r0065df949a
6. Stefan Bradl – LCR Honda
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/2701_tc_portrait.jpg?version=2012-04-06.r0065df949a
14. Randy de Puniet – Aspar CRT (Aprilia)
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/6854_tc_portrait.jpg?version=2012-04-07.r00a008e50c
41. Aleix Espargaro – Aspar CRT (Aprilia)
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/6838_tc_portrait.jpg?version=2012-04-06.r0065df949a
77. James Ellison – PBM CRT (Aprilia)
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/6786_tc_portrait.jpg?version=2012-04-06.r0065df949a
54. Mattia Pasini – Speed Master CRT (Aprilia)
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/6231_tc_portrait.jpg?version=2012-04-06.r0065df949a
51. Michele Pirro – Gresini Racing CRT (FTR-Honda)
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/8148_tc_portrait.jpg








9. Danilo Petrucci – Ioda Racing CRT (Aprilia)
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/2840_tc_portrait.jpg?version=2012-04-07.r00a008e50c
22. Ivan Silva – Avintia By Queroseno Racing CRT (Inmotec/FTR-Kawasaki)
http://css.motogp.com/img/riders/2012/tc/7761_tc_portrait.jpg?version=2012-04-06.r0065df949a
68. Yonny Hernandez – Avintia CRT (Inmotec/FTR-Kawasaki)